Usut Dugaan Korupsi Proyek Bendungan Tapin, Kejati Kalsel Periksa Perangkat Desa

Antara
Kejati Kalsel) mendalami kasus penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Bendungan Tapin yang merupakan proyek strategis nasional (Antara)

BANJARMASIN, iNews.id - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) mendalami kasus penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek Bendungan Tapin yang merupakan proyek strategis nasional (PSN). Sejumlah perangkat Desa Pipitak Jaya sudah dimintai keterangan.

"Ada lima saksi baru diperiksa hari ini, dua perangkat Desa Pipitak Jaya yaitu istri kades berinisial M dan Ketua RW berinisial R serta tiga warga Desa Pipitak selaku pemilik lahan," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kalsel Romadu Novelino di Banjarmasin, Selasa (26/7/2022).

Menurut dia, penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Kalsel masih terus menggali sejumlah fakta hukum guna mengerucutkan dugaan korupsi yang terjadi berupa penyimpangan aliran dana pembebasan lahan. Novel menyebutkan pembebasan lahan yang diduga terjadi penyimpangan itu dilaksanakan sejak tahun 2015 sampai tahun 2020.

Diketahui pemerintah pusat mengucurkan anggaran hampir Rp1 triliun untuk proyek Bendungan Tapin yang berlokasi di Desa Pipitak, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin termasuk biaya pembebasan tanah milik masyarakat.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Pejabat KPU Tanjung Balai Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,2 Miliar Ditahan

57 tahun lalu

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Diperiksa Kejaksaan, Kasus Apa?

57 tahun lalu

Kejati Kalsel Geledah Kantor BKSDA, Dokumen dan Barang Elektronik Disita

57 tahun lalu

KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Monumen Reog Ponorogo

57 tahun lalu

Oknum Kades di Sragen Jadi Tersangka Korupsi Sewa Tanah Desa, Negara Rugi Rp240 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal