Usut Dugaan Korupsi Proyek Bendungan Tapin, Kejati Kalsel Periksa Perangkat Desa

Antara
Kejati Kalsel) mendalami kasus penyidikan dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Bendungan Tapin yang merupakan proyek strategis nasional (Antara)

Hingga saat ini total sudah ada 25 saksi yang dipanggil dan dimintai klarifikasi sebagai saksi oleh penyidik. Meski demikian, penetapan tersangka belum dilakukan Kejati.

"Nanti hasil gelar perkara dalam proses penyidikan ini, kami sampaikan ke publik siapa tersangkanya," ujar Novel.

Bendungan Tapin berspesifikasi luas genangan sekitar 425 hektare diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 18 Februari 2021. Berkapasitas 52 juta meter kubik, bendungan ini melalui jaringan irigasi dapat mengairi sawah seluas 5.472 hektare dengan produksi maksimal.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Pejabat KPU Tanjung Balai Tersangka Dugaan Korupsi Rp1,2 Miliar Ditahan

57 tahun lalu

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Diperiksa Kejaksaan, Kasus Apa?

57 tahun lalu

Kejati Kalsel Geledah Kantor BKSDA, Dokumen dan Barang Elektronik Disita

57 tahun lalu

KPK Dalami Dugaan Korupsi Proyek Monumen Reog Ponorogo

57 tahun lalu

Oknum Kades di Sragen Jadi Tersangka Korupsi Sewa Tanah Desa, Negara Rugi Rp240 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal