Kemudian suka memakai sandi meletakkan secarik kertas putih di atas dashboard, gulungan koran di tangan kanan atau koran yang dijepit pada ketiak.
Sayangnya, pada pertengahan Juni 1972, kerja-kerja senyap Petrov untuk Satsus Intel dan CIA terbongkar agen Soviet. Terungkapnya penyamaran Petrov sebagai agen ganda akibat kecerobohannya sendiri.
Petrov yang diburu agen Soviet karena dianggap sebagai penghianat, seketika menghilang. Dengan pesawat Angkatan Laut AS, Bakin dan CIA berhasil menerbangkan Petrov ke Philipina, dan lalu memindahkan ke Washington DC.
CIA memberi suaka Petrov di Virginia. Dua tahun berikutnya ia kembali melakukan kerja intelijen, sebelum akhirnya tidak terdengar nasibnya lagi setelah mencoba menemui anak dan istrinya di Soviet.
"Dengan nama sandi Houdini, ia (Petrov) terbukti menjadi salah satu agen pembelot GRU yang paling produktif pada waktu itu," kata Ken Conboy.