Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang
Advertisement . Scroll to see content

Balas Serangan, Iran Gempur Pangkalan AS dan Klaim Hancurkan Pusat AI Serta Depot Drone

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:13:00 WIB
Balas Serangan, Iran Gempur Pangkalan AS dan Klaim Hancurkan Pusat AI Serta Depot Drone
Konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah kian memanas setelah IRGC meluncurkan serangan balasan besar-besaran. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah kian memanas setelah Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan serangan balasan besar-besaran.

Dalam operasi militer terbarunya, Teheran mengklaim telah melancarkan serangan drone yang sukses menghancurkan pusat kecerdasan buatan (AI) utama dan depot drone milik militer Amerika Serikat di pangkalan Bahrain.

IRGC menegaskan bahwa gempuran masif tersebut merupakan respons langsung atas tindakan militer AS yang dituding melakukan kejahatan perang setelah membombardir sejumlah infrastruktur sipil dan jembatan strategis di wilayah Iran pada malam sebelumnya. 

Baku hantam antar kedua kekuatan militer ini dipicu oleh eskalasi serangan udara yang berlangsung ketat di beberapa titik strategis. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dilaporkan telah meluncurkan serangan udara malam ketujuh berturut-turut yang menargetkan lokasi pengawasan, infrastruktur logistik, hingga gudang penyimpanan senjata bawah tanah milik Iran.

Salah satu keberhasilan operasi militer AS yang dikonfirmasi adalah penghancuran menara pengawas di Pelabuhan Syahid Kalantari, sebuah fasilitas maritim di garis pantai Teluk Oman yang selama ini digunakan Iran untuk melacak dan menargetkan kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Selain itu, dua jembatan penghubung utama di Provinsi Hormozgan juga dilaporkan hancur akibat serangan udara yang diklaim diluncurkan oleh pihak militer Amerika Serikat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut