Kisah Gajah Mada Bunuh Menteri Majapahit karena Tertawakan Sumpah Palapa

Avirista Midaada
Ilustrasi Gajah Mada mahapatih Kerajaan Majapahit. (Foto: Ist)

Gayatri berusaha meyakinkan Gajah Mada bahwa saat itu dia tak ingin membahas persoalan etika, melainkan cara yang paling jitu untuk mencapai tujuan mereka memperluas batas-batas wilayah Majapahit. 

Gayatri menjelaskan bahwa pengumumannya itu dapat menggugah banyak orang di ibu kota, tapi boleh jadi negeri-negeri yang ingin bergabung dengan Majapahit menjadi gelisah. Penggunaan kata 'menaklukkan'-lah yang membuat Gayatri cemas. 

Apalagi kata Gayatri, Majapahit mempunyai ikatan kultural dan historis yang erat dengan negeri-negeri itu. Seluruh negeri tersebut akan memperoleh keuntungan ekonomi dan politis dari hubungan mereka dengan Majapahit. 

Namun Gayatri tak percaya bahwa penaklukan adalah cara paling efektif untuk menciptakan persatuan yang langgeng. Impiannya adalah mengajak negeri-negeri itu bergabung dalam konfederasi yang dipimpin oleh Majapahit, sembari tetap mempertahankan pemerintahan dan adat setempat dengan tetap bergandengan tangan meraih tujuan - tujuan bersama, seperti perdagangan dan pertahanan. 

Tetapi sekali lagi, Gajah Mada bukanlah seseorang yang mudah menyerah. Perdebatan panjang dengan Gayatri membuatnya berusaha kembali meyakinkan Gayatri bahwa kekerasan yang terukur pasti dibutuhkan agar orang terdorong melakukan sesuatu yang dapat menjamin keamanan dan kemakmuran diri mereka dan tetangganya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IKN Jadi Ibu Kota Politik, Targetkan 9.500 ASN Pindah pada 2029

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal