Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

Jumat, 29 Agustus 2025 - 07:27:00 WIB
Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta
Ilustrasi wilayah kekuasaan Kerajaan Majapahit di masa kejayaannya. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Kerajaan Majapahit mencapai masa kejayaannya ketika dipimpin Raja Hayam Wuruk bersama Mahapatih Gajah Mada. Kombinasi keduanya berhasil membawa Majapahit sebagai kerajaan terbesar di Nusantara.

Puncak kejayaan Majapahit saat dipimpin Hayam Wuruk menjadi raja yang bijaksana, sementara Gajah Mada menjadi sosok strategis di balik kebijakan politik dan militer. Kekuasaan Majapahit bahkan meluas hingga ke Semenanjung Melayu yang kini masuk wilayah Malaysia.

Namun, kemegahan itu mulai goyah setelah Perang Bubat. Gajah Mada wafat dan selama 3 tahun jabatan Mahapatih Majapahit kosong sebelum akhirnya diisi Gajah Enggon.

Puncak kemunduran Majapahit terjadi pada tahun 1389 Masehi, saat Hayam Wuruk wafat. Tahta kerajaan beralih kepada Wikramawarddhana atau Bhra Hyang Wisesa, menantu sekaligus keponakan Hayam Wuruk.

Sejatinya, pengganti Hayam Wuruk adalah putrinya Kusumawarddhani. Namun, kursi raja diberikan kepada Wikramawarddhana yang merupakan anak dari Dyah Nṛttaja Rājasaduhiteswari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut