Kisah Gajah Mada Bunuh Menteri Majapahit karena Tertawakan Sumpah Palapa

Avirista Midaada
Ilustrasi Gajah Mada mahapatih Kerajaan Majapahit. (Foto: Ist)

MALANG, iNews.id - Permintaan maaf dan penyesalan konon diucapkan Gajah Mada usai mengucapkan sumpah palapa. Sebab sumpah yang diucapkannya untuk menyatukan Nusantara ini memicu konflik internal di Kerajaan Majapahit

Terlebih Gajah Mada saat itu juga membunuh Kembar, menteri keamanan dalam negeri Majapahit. Kembar dibunuh karena menertawakan dan mengolok-olok sumpah yang diucapkan Gajah Mada.

Konon saat itu Gajah Mada menunjukkan wajah kesedihan dan keras kepalanya. Gajah Mada sadar membunuh sama artinya dengan melanggar ajaran etis Buddha. Hal itu pula membuatnya langsung dipanggil Raja Majapahit saat itu, Tribhuwana Tunggadewi.

Dikutip dari "Gayatri Rajapatni: Perempuan di Balik Kejayaan Majapahit" dari Earl Drake. Gayatri juga menegur Gajah Mada, menghendaki agar perseteruan itu diselesaikan dengan kepala dingin. Gajah Mada pun minta pengertian Gayatri, seraya menjelaskan dia pun tidak memilih kekerasan untuk memecahkan sebagian besar masalah. 

Namun dalam dunia yang jauh dari sempurna, terkadang orang harus melanggar ajaran agama. Gajah Mada juga mengingatkan Gayatri bahwa menurut kode etik keprajuritan, hinaan atas pribadi seperti yang telah dilontarkan Kembar hanya bisa ditanggapi dengan duel sampai mati. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IKN Jadi Ibu Kota Politik, Targetkan 9.500 ASN Pindah pada 2029

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

57 tahun lalu

Perang Bubat: Pertentangan Hayam Wuruk dan Gajah Mada yang Berujung Tragedi Berdarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal