Kematian Tragis Mahapatih Pertama Kerajaan Majapahit, Korban Fitnah Keji Pejabat Istana

Avirista Midaada
Mpu Nambi Sang Mahapatih pertama Kerajaan Majapahit yang menjadi korban fitnah keji. (Foto: Ist)

MALANG, iNews.id - Mpu Nambi Sang Mahapatih pertama Kerajaan Majapahit tak bisa membayangkan cuti kepulangan karena ayahnya sakit bakal menjadi petaka. Ayahnya, Arya Wiraraja merupakan sahabat Raden Wijaya, raja pertama dan pendiri Kerajaan Majapahit.

Saat itu, Mpu Nambi izin pulang menemui ayahnya. Raja Jayanagara kemudian memerintahkan mengirimkan pasukan khusus untuk melayat usai Arya Wiraraja sakit hingga dinyatakan meninggal dunia.

Pasukan Majapahit pun berangkat dengan rombongan besar yang dipimpin Mahapati. Dalam rombongan besar tampak Pamandana, Mahesa Pawagal, Panji Anengah, Panji Samara, Panji Wiranagari, Jaran Bangkal, Teguh, Semi, Lasem dan Emban yang seluruhnya merupakan teman seperjuangan Raden Wijaya dari Wangsa Rajasa.

Di Lamajang, para pasukan itu akhirnya bertemu Mpu Nambi di kediamannya. Mereka menyampaikan rasa duka citanya. Namun saat kembali ke Majapahit, rombongan besar itu menyampaikan hal yang berbeda ke Jayanagara sebagaimana dikutip dalam buku "Arya Wiraraja dan Lamajang Tigang Juru".

Sosok Mahapati, yang juga pejabat istana melaporkan Mpu Nambi bakal melakukan pemberontakan ke Ibu Kota Majapahit. Mahapati menyebut laporan palsu dan fitnah Mpu Nambi dengan menyampaikan hal yang tidak semestinya ke Jayanagara.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Arkeolog Temukan Situs Majapahit di Bawah Jalan Desa Mojokerto, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

Lisa Mariana Jadi Tersangka Fitnah, Terancam 4 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Sejarah Masa Kejayaan dan Keruntuhan Kerajaan Majapahit akibat Perebutan Takhta

57 tahun lalu

Sengketa Tanah di Masa Majapahit, Ketika Pejabat Istana Kalah Gugatan Lawan Rakyat

57 tahun lalu

Momen Majapahit Dibumihanguskan, Pergolakan Internal Akhiri Kejayaan Kerajaan Besar Nusantara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal