Rini lantas berusaha mencari pinjaman uang untuk melunasi utang-utangnya. Dia pergi ke Bogor pada Selasa 13 Agustus 2019. Sehari kemudian, dia mendengar kabar buruk dari anak-anaknya yang dihubungi melalui sambungan telepon.
“Betapa kagetnya saya, mereka bilang ‘Mama rumah kita hancur beserta isinya dibawa naik truk sama teman-teman Mama’,” kata Rini menirukan perkataan anaknya.
Dalam keadaan kalut, Rini hanya bisa menangis meratapi nasibnya. Dia pun bergegas pulang untuk melihat kondisi rumahnya, pada Kamis 15 Agustus 2019. Sekaligus dia meminta penjelasan teman-temannya alasan membongkar dan menjarah seluruh isi rumah.
“Saya hubungi sambil menangis. ‘Kak kok Kakak tega. Aku enggak minggat. Aku cuma menenangkan diri (sambil mencari pinjaman dana). Kenapa dalam semalam Kalian hancurkan rumahku dan isinya, Kalian bawa pergi’," kata Rini dengan suara bergetar.
Atas kejadian itu, Rini lantas melapor ke Polres Grobogan pada 18 Agustus 2019. Empat orang yang dilaporkan yaknni T, ACY, EW, dan MH. Dia masih menunggu keadilan. Rini juga menyatakan siap membayar utang-utangnya.