Karena itu, pihak desa sengaja menempel tulisan besar ini setelah sebelumnya rembuk warga dan disepakati seluruh warga.
Menurut Nur hendriyanto, tujuan penempelan tulisan itu agar keluarga yang sebetulnya mampu menjadi malu dan bersedia mengembalikan bantuan.
“Dengan ditempel seperti itu, harapannya bantuan benar -benar sampai pada warga miskin yang berhak menerima,” ucapnya.