PEKALONGAN, iNews.id - Puluhan rumah dengan bangunan mentereng di Kabupaten Pekalongan tetap menerima program keluarga harapan (PKH) dan bantuan pemerintah non tunai (BPNT).
Sebagian pemilik rumah merasa malu karena ditempeli tulisan warga miskin. Mereka pun meminta mundur dari program bantuan untuk warga miskin tersebut. Namun, sebagian lagi tetap cuek dan menerima bantuan tersebut karena dianggap sebagai haknya.
Pantauan iNews, rumah-rumah denngan kondisi bangunan mewah dan mentereng itu terlihat masih baru lengkap dengan tanaman hias, serta berbagai perabot mahal. Rumah-rumah itu tidak sepatutnya dikategorikan miskin.
Namun pada dinding rumah di Desa Ketintang Lor, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan ini ditempel tulisan besar “Demi Allah, Kami Warga Miskin Penerima PKH – BPNT ”.
Ada puluhan rumah dengan kondisi bagus bahkan mewah, yang tetap menerima bantuan sebagai warga program keluaga harapan dan bantuan pemerintah non tunai . Mereka setiap bulan selalu menerima bantuan paket sembako untuk warga miskin.