Rumah Mewah Terima Bantuan PKH di Pekalongan, Pemilik: Saya Rasanya Malu
Sejumlah warga tetap memasang dan tidak mencopotnya bahkan penghuni cenderung cuek dilebel sebagai warga miskin. Namun ada pula yang merasa malu dan siap mengembalikan, karena sudah sebagai warga yang mampu.
“Ketika ditempel sebagai warga miskin saya rasanya malu dan ingin mengembalikan,” kata salah satu pemilik rumah mewah penerima PKH di Desa Ketintang Lor, Murdiyanti, Selasa (5/5/2020).
Murdiyanti mengaku sudah menerima dana bantuan social dari pemerintah seperti BLT maupun bantuan lainnya sejak 2015 lalu.
“Saya sudah sejak tahun 2015 menerima bantuan sosial ini karena waktu itu memang kondisi ekonomi benar-benar terpuruk. Namun saat ini kami sudah lumayan bagus,” katanya.
Kepala Dusun 1 Desa Ketintang Lor, Nur Hendriyanto mengatakan, di desanya ada 74 rumah keluarga penerima PKH dan BPNT, namun sebagian ternyata kondisi rumah sudah tidak susuai lagi dalam kategori miskin.