“Masing-masing sekolah berbeda-beda ya, tetapi penggalangan pada sekolah yang memiliki tenaga konselor sih kami sarankan ada selalu. Bahwa guru selain punya kompetensi mengajar juga punya peran sebagai konselor. Itu perlu disampaikan oleh sekolah-sekolah,” kata Novian.
“Sehingga pelatihan konselor itu menjadi penting untuk proses belajar mengajar. Jadi tidak hanya satu arah guru memberikan pelajaran gitu kan, tetapi guru juga mampu menggali permasalahan orang atau anak yang mungkin mempunyai permasalahan pribadi,” ujarnya.
AKBP Novian mengatakan pihaknya bersama Polsek Kebonagung dan Polres Demak termasuk dari Pemkab Demak juga sudah melakukan trauma healing kepada guru maupun siswa di sana. Dia menyebut kegiatan itu berjalan dengan baik, sudah muncul keceriaan di sana.
Menurutnya, saat kejadian memang ada yang pingsan dan dilarikan ke puskesmas. “Butuh waktu untuk tenang untuk menghilangkan memori yang barusan dilihat dan itu bisa dijadikan sebagai sebuah kasus untuk didiskusikan di situ,” ujarnya.
Dia bercerita memang ada guru yang terlihat trauma berat saat insiden terjadi. Namun, Novian menyebut itu tidak masuk kategori trauma berat.