Yang menarik adalah, kata Ferry, dialog ini membicarakan tentang kemunduran demokrasi di Indonesia. Dilihat dari berbagai perspektif dan data, memang kemunduran demokrasi itu sedang terjadi.
"The Economicst Intelligence Unit meliris data nilai indeks demokrasi di Indonesia hanya 6,44. Ini turun dari 2023-2024. Posisi Indonesia berada di 56 (dari total 167 negara). Ini artinya, Indonesia mengalami kemunduran dengan kategori flawed democracies atau demokrasi cacat," kata Ferry, Jumat (25/7/2025).
Karena itu, diskusi ini menarik dalam upaya agar demokrasi di Indonesia tidak terus mengalami kemunduran.
"Harus kita perbaiki bersama," ujarnya.
Menurut Ferry, demokrasi di Indonesia sebenarnya berjalan dari aspek pemilihan umum (pemilu), kelembagaan, proses pemenuhan hak-hak dasar rakyat hingga check and ballance.
Namun demokrasi di Indonesia masih mengalami hal-hal yang dikatakan orang sebagai sebuah kemunduran. Seperti, isu-isu demokrasi dan non-goverment organization (NGO) pro-demokrasi dilemahkan.