Waketum Partai Perindo: Jangan sampai Demokrasi di Indonesia Terus Alami Kemunduran

Agus Warsudi
Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah saat menjadi pembicara dalam diskusi demokrasi di FH Unpad, Bandung. (Foto: MPI/Agus Warsudi)

"Perluasan ruang kebebasan sipil dan pelembagaan partisipasi di media sosial (medsos) pun perlu dilakukan secara elegan untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat tanpa menimbulkan kekhawatiran berlebihan dari pemerintah," ucap Ferry.

Ferry menyatakan, transformasi budaya politik dari bersifat feodal menuju budaya politik merdeka harus didorong melalui peningkatan literasi budaya.

"Sehingga, partisipasi politik dapat dibangun secara komprehensif dari hulu ke hilir hingga level kebijakan terbebas dari praktik politik uang, dan benar-benar merepresentasikan kepentingan rakyat dalam membangun demokrasi sehat dan berkelanjutan," ujarnya.

Pandangan sama disampaikan Prof Susi Dwi Harijanti. Prof Susi memaparkan tentang peran institusi pendidikan yang harus aktif dalam menjaga demokrasi dari cengkraman kekuasaan penguasa dengan memberikan pencerdasan kepada masyarakat.

"Diskusi hari ini membahas isu penting yang saat ini dihadapi Indonesia, yaitu, bagaiman memerangi otoritarianisme. Memerangi otoritarianisme itu membutuhkan kerja sama, dari generasi muda, parlemen (DPR/MPR) dan lembaga-lembaga lain," kata Prof Susi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringati HUT ke-3 Papua Tengah, Partai Perindo: Bekerja dengan Hati Layani Rakyat

57 tahun lalu

Jaga Tradisi Ngayah Bali, Partai Perindo Turut Sukseskan Upacara Ngayut Karangasem

57 tahun lalu

Soroti RPJMD Nagekeo 2025-2029, Fraksi Perindo: Pembangunan Harus Berpihak pada Rakyat

57 tahun lalu

Waketum Perindo Ferry Kurnia Apresiasi Putusan MK soal Pisahkan Pemilu Nasional dan Daerah

57 tahun lalu

Ferry Kurnia: Terobosan Dedi Mulyadi Bongkar Mental Birokrasi Jumud dan Kaku di 100 Hari Pertama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal