Upaya Tangkal Perundungan, Program Stoper Diluncurkan di Jawa Barat

Agung Bakti Sarasa
Disdik Jabar meluncurkan program Stoper sebagai upaya menangkal perundungan atau bullying di sekolah. (Foto: ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat meluncurkan program Sistem Terintegrasi Olah Pengaduan Perundungan (Stopper). Program Stoper ini diluncurkan sebagai upaya menangkal aksi perundungan atau bullyingdi sekolah. 

Kepala Disdik Jabar Dedi Supandi mengatakan, Stopper merupakan program yang dibentuk Pemprov Jabar berkolaborasi dengan beberapa dinas terkait. 

"Ada empat komponen utama pada sistem anti-bullying ini yaitu konsultasi, laporan aduan, edukasi dan pendampingan," kata Kadisdik Jabar, Selasa (21/2/2023).

Dedi Supandi menyatakan, Stopper adalah hasil kajian dan diskusi panjang dengan stakeholders di Jabar. Sejak Oktober 2022, kajian riset anti-bullying sudah digalakan.

Kemudian, merancang konsep program aduan bullying pada aplikasi Sigesit Juara hingga pengembangan aplikasi pengaduan sistem anti-bullying pada aplikasi tersebut. Setelah diskusi panjang, akhirnya pada Desember 2022 dilakulan soft launching program anti-bullying.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangunan 3 Lantai di Cijerah Bandung Terbakar Hebat, Warga Panik

57 tahun lalu

Beri Pelayanan Prima ke Masyarakat, Polrestabes Bandung Raih Penghargaan Kemenpan RB

57 tahun lalu

Detik-Detik Mensos Risma Sujud di Kaki Guru SLB Bandung saat Ditagih Hibah Lahan

57 tahun lalu

Terdakwa Perusakan Bangunan di Surya Sumantri Bandung Dituntut 1 Tahun Penjara 

57 tahun lalu

Beredar Video Perundungan Siswi di Bandung, Korban Nangis Sambil Tutup Muka 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal