Upacara Adat Sunda untuk Kelahiran, Tanamkan Edukasi Sejak Dini

Asep Supiandi
Upacara adat Sunda untuk kelahiran masih banyak digunakan oleh masyarakat di Tatar Pasundan. Prosesi ritual tersebut sarat akan makna dan nilai. (Foto: Dok)

Prosesi penyembelihan ini juga disertai dengan pembacaan doa selamat serta pengharapan agar kelak anak tersebut menjadi orang saleh yang dapat menolong orang tuanya di akhirat. Seusai penyembelihan, daging kemudian akan dimasak dan dibagikan.

5. Nurunkeun

Upacara nurunkeun merupakan suatu upacara adat Sunda untuk kelahiran uyang mengenalkan bayi pada lingkungan sekitarnya. Paraji atau dukun beranak kemudian akan membawa bayi ke halaman rumah untuk pertama kalinya sekaligus memberitahu tetangga bahwa bayi telah bisa dibawa ke luar rumah ataupun diajak berjalan-jalan.

Upacara ini juga dilaksanakan pada hari ketujuh setelah upacara puput puseur. Tak hanya itu, tuan rumah juga akan menyediakan berbagai masakan. Makanan ringan serta buah-buahan akan dibungkus dan digantung pada bambu melintang, sementara makanan berat diletakkannya di bawahnya.

Di bambu yang sama, dibuat pula ayunan kain untuk dapat menimang bayi selagi paraji membacakan doa. Seusai prosesi berakhir, tuan rumah kemudian akan mempersilakan tamu menyantap makanan yang tersedia serta makanan ringan yang digantung pun dibagikan ke tamu anak-anak.

6. Cukuran

Selanjutnya, mencukur rambut bayi kemudian dilakukan saat bayi memasuki usia 40 hari untuk membersihkan atau menyucikan rambut dari segala najis.

Sang bayi akan dibaringkan di tengah-tengah para tamu, kemudian disediakan pula wadah berisi air kembang dan gunting yang digantung perhiasan emas, seperti kalung, cincin dan gelang. Dalam upacara adat Sunda untuk kelahiran ini seraya para tamu bersalawat serta berdoa, beberapa dari mereka juga akan menggunting sedikit rambut bayi.

Itulah upacara adat Sunda untuk kelahiran bayi dan semua prosesi itu sebagian besar masih dilaksanakan oleh masyarakat di Tatar Pasundan.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keuntungan Menikah dengan Orang Sunda, Ramah dan Pengertian

57 tahun lalu

Perayaan Idul Adha 1445 H, Keraton Solo Gelar Upacara Adat Grebeg Besar 

57 tahun lalu

Bupati Badung Hadiri Karya Melaspas di Pura Kahyangan Desa dan Puseh Desa Adat Cengkok

57 tahun lalu

Sisindiran Sunda, Komunikasi Verbal Unik dengan Pesan Penuh Makna

57 tahun lalu

Tolak Penghianat Konstitusi, Masyarakat Adat Ritual di Gunung Manglayang Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal