Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ketombe Membandel Tak Hilang Meski Rajin Keramas? Ini Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Ungkap Penyebab Ketombe Tak Kunjung Hilang, Cek Kandungan Sampo yang Digunakan

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:38:00 WIB
Dokter Ungkap Penyebab Ketombe Tak Kunjung Hilang, Cek Kandungan Sampo yang Digunakan
Dokter ungkap ketombe yang membandel bisa dipengaruhi oleh kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) terdapat pada sejumlah produk sampo. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketombe yang tak kunjung hilang meski sudah rutin keramas sering membuat banyak orang frustrasi. Tak sedikit yang mengira masalah tersebut terjadi karena kurang menjaga kebersihan rambut, padahal penyebabnya bisa berasal dari kandungan sampo yang digunakan sehari-hari.

Ketombe yang muncul dalam bentuk serpihan besar berkerak, disertai rasa gatal, kemerahan, hingga iritasi pada kulit kepala menjadi salah satu keluhan yang cukup sering dialami masyarakat. Namun, penggunaan sampo ternyata tidak selalu mampu mengatasi masalah tersebut.

Dokter umum sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, mengatakan ketombe yang membandel bisa dipengaruhi oleh kandungan Sodium Lauryl Sulfate (SLS) yang terdapat pada sejumlah produk sampo.

"Nah, bisa jadi sampo yang biasa kita pakai masih mengandung SLS. SLS ini emang buat ngebersihin, tapi karena ngangkat minyak alaminya terlalu kuat, kelenjar di kulit kepala kita malah ngerespon dengan produksi minyak berlebih," kata dr Cecep, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, SLS memang berfungsi sebagai bahan pembersih yang efektif untuk mengangkat kotoran dan minyak pada rambut. Namun, penggunaan produk yang mengandung bahan tersebut dapat membuat minyak alami di kulit kepala ikut terangkat secara berlebihan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut