Permainan Tradisional Sunda, Sarat Nilai Positif dan Edukatif

Agus Warsudi
Anak-anak Sunda bermain permainan tradisional oray-orayan. (FOTO: ISTIMEWA)

Syair Perepet jengkol:

Perepet jengkol
Jajahean
Kadempet kohkol
Jejeretean.

7. Hong Hongan

Anak-anak bermain hong hongan. (FOTO: ISTIMEWA)

Permainan tradisional Sunda yang nyaris punah adalah Hong hongan. Permainan ini hampir sama dengan permainan ucing sumput atau petak umpet. 

Perbedaannya, hong-hongan menggunakan tiang sebagai tempat berdiam diri dan menutu mata sebagai penjaga tiang. Sedangkan ucing sumput tidak memerlukan media tiang. 

Cara bermain, anak yang bertugas sebagai penunggu tiang berjaga agar tidak disentuh oleh teman-temannya bersembunyi. Dia juga mencari teman-temannya yang bersembunyi. 

Saat menemukan temannya yang bersembunyi, sang penjaga harus cepat-cepat kembali ke tiang sambil berteriak, hong dan menyebutkan nama teman yang ditemukan itu. 

Sebaliknya jika yang bersembunyi lebih dulu mencapai tiang dan menyebutkan cambal, anak yang telah di-hong-kan akan berlari untuk bersembunyi kembali.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Latar Belakang Peristiwa Bandung Lautan Api Beserta Tokoh yang Terlibat

57 tahun lalu

Harga Beras di Pasar Tradisional di Kabupaten Bandung Masih Alami Kenaikan

57 tahun lalu

Ratusan Warga Bandung Antusias Olahraga Jalan Sehat Keliling GOR Arcamanik

57 tahun lalu

Hasil Liga 1: Persib Bandung Libas Rans Nusantara, Maung Bandung Pepet PSM di Papan Atas

57 tahun lalu

Festival Birukan Langit Indonesia Sukses Digelar di Bandung, Zulhas: Acara Ini Bawa 2 Misi Penting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal