Permainan Tradisional Sunda, Sarat Nilai Positif dan Edukatif

Agus Warsudi
Anak-anak Sunda bermain permainan tradisional oray-orayan. (FOTO: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id -Permainan tradisional Sunda memiliki nilai positif, mengandung unsur mendidik atau edukatif, dan filosofis. Karakter permainan tradisional Sunda berupa nilai-nilai kebaikan.

Semua permainan tradisional yang dalam istiliah Sunda disebut kaulinan barudak, mengandung nilai kejujuran, kedisiplinan, kepatuhan, keindahan, kebersamaan, toleransi, solidaritas, tenggang rasa, tanggung jawab, kepemimpinan, kesadaran, kearifan, kekuatan fisik, kreativitas, dan sportivitas. 

Permainan-permainan tradisional itu sangat bermanfaat bagi pengembangan karakter manusia. Namun sayangnya, anak sekarang sudah tidak memainkan permainan tradisional itu.

Seiring perkembangan zaman, permainan tradisional tergerus oleh permainan modern. Dampaknya, anak-anak semakin terasing dari lingkungan sosialnya.

Mereka lebih individualis dan cenderung berpikir instan. Berdasarkan penelitian, karakter anak saat ini lebih cengeng dan kurang dapat bertenggang rasa.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Latar Belakang Peristiwa Bandung Lautan Api Beserta Tokoh yang Terlibat

57 tahun lalu

Harga Beras di Pasar Tradisional di Kabupaten Bandung Masih Alami Kenaikan

57 tahun lalu

Ratusan Warga Bandung Antusias Olahraga Jalan Sehat Keliling GOR Arcamanik

57 tahun lalu

Hasil Liga 1: Persib Bandung Libas Rans Nusantara, Maung Bandung Pepet PSM di Papan Atas

57 tahun lalu

Festival Birukan Langit Indonesia Sukses Digelar di Bandung, Zulhas: Acara Ini Bawa 2 Misi Penting

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal