Permainan Tradisional Sunda, Sarat Nilai Positif dan Edukatif
Saat bermain perepet jengkol, biasanya anak laki-laki akan memainkannya dengan anak laki-laki pula. Begitu juga anak perempuan dengan anak perempuan juga. Tapi tidak jarang bercampur baik laki-laki maupun perempuan.
Perepet jengkol dimainkan oleh tiga hingga empat anak dengan kaki para pemain saling mengait atau dianyam saling tindih. Tangan para pemain pun saling berpegangan.
Kemudian, mereka meloncat-loncat berputar ke arah kiri sambil tepuk tangan. Selain itu, para pemain juga menyanyikan lagu, perepet jengkol dan bertepuk tangan.
Keseimbangan anak terlihat pada kemampuan anak bertahan mengangkat sebelah kaki mereka. Permainan ini dibuat beberapa kelompok. Yang dapat bertahan lama, tidak terjatuh, dan tercerai berai adalah pemenangnya.
Berdasarkan penelitian, permainan ini hanya ada di Jawa Barat. Sebab, belum ditemukan permainan serupa di daerah lain.