Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Kemenag Jabar Tutup Pesantren Milik Ustaz HW sejak Juni 2021

Agung Bakti Sarasa
Pesantren TM Boarding School di Kompleks Yayasan M, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung dipasangi garis polisi. (Foto: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat telah menutup Pondok Pesantren TM Boarding School di Kompleks Yayasan M, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung sejak Juni 2021. Penutupan dilakukan setelah terungkap kasus pemerkosaan terhadap belasan santriwati oleh terdakwa Herry Wirawan atau HW (36). 

Kabid Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jabar Abdurahim mengatakan, seusai terungkapnya kasus tersebut pada 2 Juni 2021 lalu, Kemenag Jabar langsung berkoordinasi dengan Polda Jabar dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). 

"Kami mengadakan rapat dan sepakat bahwa karena personalnya selaku pimpinan bermasalah, maka pada tanggal 2 Juni 2021, kami sepakat untuk menutup dan membekukan lembaga pendidikan tersebut," kata Abdurahim, Kamis (9/12/2021).

Abdurahim menyatakan, seusai menutup Pesantren TM Boarding School, Kemenag Jabar bersama Polda Jabar, DP3AKB, dan KPAI, sepakat menangani kasus tersebut secara proporsional. 

Ranah perdata dan pidananya ditangani Polda Jabar serta penanganan psikologis korban dan sebagainya dilakukan oleh DP3AKB dan KPAI. "Saat itu orangnya (ustaz HW) langsung ditangkap dan ditahan di Polda Jabar untuk diinterogasi dan sebagainya," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Kajati Menduga HW Pakai Dana Bantuan untuk Sewa Hotel

57 tahun lalu

Polda Jabar Akui Sengaja Tak Merilis Kasus Pemerkosaan 12 Santriwati oleh Ustaz HW

57 tahun lalu

MUI Kota Bandung Mengutuk Keras Perbuatan Ustaz HW Perkosa 12 Santriwati

57 tahun lalu

Kasus Ustaz Perkosa 12 Santriwati di Bandung, Keluarga: Kebiri, Penjara Seumur Hidup! 

57 tahun lalu

Kasus Pemerkosaan Belasan Santriwati di Bandung, LPSK Menduga Ada Motif Eksploitasi Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal