Kebiasaan Orang Sunda, Ramah Humoris dan Tidak Ambisius

Agus Warsudi
Ribuan perempuan cantik membawakan Tari Merak Kolosal di pelataran Gedung Sate, Kota Bandung. Tari Merak, salah satu tarian khas Sunda. (FOTO: ANTARA)

Orang Sunda memang sudah terbiasa menyelipkan humor dalam setiap perbincangan. Dulu orang Sunda, kreatif membuat sejenis pantun ala Sunda atau sisindiran. 

Cerita-cerita lucu cangehgar (candaan ngeunah dan segar). Jika mengerti bahasa Sunda, tentu Anda tidak akan melewatkan menonton pementasan wayang golek, terutama sesi anak-anak Semar, yaitu, Cepot, Gareng, dan Dawala.

Obrolan tiga tokoh punakawan itu, pasti membuat penonton wayang golek tertawa terpingkal-pingkal karena sarat dengan humor.

4. F Dibaca P

Masyarakat Sunda menggelar ritual adat Seren Taun sebagai ungkapan rasa syukur atas panen yang melimpah. (FOTO: ISTIMEWA/INFOBUDAYA.NET)

Kebiasaan orang Sunda sulit untuk hilang adalah menyebut F dengan P. Bahkan kadang, menulis sebuah kata yang didalamnya seharusnya menggunakan huruf F, diganti dengan P. 

Misalnya, aktif. Karena kabiasaan, orang Sunda menuliskannya dengan huruf P, menjadi aktip. Konferensi ditulis konperesi, dan lain-lain.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Safari Politik di Bandung, Anies Baswedan Ikuti Jalan Sehat hingga Hadiri NasDem Youth Festival

57 tahun lalu

6 Universitas di Bandung, Tempat Kuliah Soekarno dan Tokoh Nasional

57 tahun lalu

5 Wisata Hits di Bandung Raya, Cocok untuk Liburan Imlek 2023

57 tahun lalu

Bisnis Sabu via Medsos, Pasutri asal Bandung Ditangkap Polisi di Denpasar Bali

57 tahun lalu

Libur Imlek 2574, Ribuan Kendaraan Wisatawan Padati Exit Tol Pasteur Kota Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal