Ini Alasan Logis Kasus Pemerkosaan Santriwati di Bandung Harus Dipublikasikan

Ii Solihin
Ketua LBH SPP Garut Yudi Kurnia. (Foto: iNews/II SOLIHIN)

Tetapi karena ada pertimbangan lain dari Polda Jabar untuk kepentingan korban, akhirnya kasus batal dipublikasikan. "Korban jangan terekspos. Harus dilindungilah karena masih di bawah umur," kata Yudi Kurnia menirukan alasan Polda Jabar tidak memublikasikan kasus pemerkosaan itu ke masyarakat, Jumat (10/12/2021).

Menurut Yudi Kurnia, secara pribadi berpikir, kasus pemerkosaan seperti yang menimpa belasan santriwati ini harus diekspos, bukan dari sisi korban, tetapi pelakunya.

Jika tidak dipublikasikan, dikhawatirkan, setelah proses persidangan dilaksanakan dan pelaku menjalani hukuman, si pelaku bisa saja mengulang perbuatannya. Sementara masyarakat tidak tahu perbuatan biadabnya. 

"Bisa aja kemarin-kemarin dia di Kota Bandung. Kemudian, setelah keluar dari penjara, dia (Herry Wirawan) membuka pesantren lagi di daerah lain dengan modus sama. Itu kezoliman kalau sampai orang-orang yang tahu, tidak memublikasikan (kasus pemerkosaan yang dilakukan pelaku). Ini untuk menjaga (anak-anak lain) ke depan," ujar Yudi Kurnia.

"Saya yang melihat orang tua korban di sini aja sakit hati. Karena, itu (menyekolahkan anak ke pesantren) satu-satunya harapan orang tua untuk memajukan anaknya, membuat anaknya menjadi orang sukses, berakhlak tinggi, berpengetahuan cukup. Tiba-tiba dirusak oleh oknum," tuturnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Korban Tergiur Iming-Iming Sekolah Gratis

57 tahun lalu

Kasus Pemerkosaan Santriwati di Bandung, Ketua Dakwah Islam: Itu Bukan Pesantren

57 tahun lalu

Awal Mula Pemerkosaan Santriwati di Bandung Terbongkar, Korban Pulang sedang Hamil

57 tahun lalu

Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Bandung Jadi Anak Angkat Dedi Mulyadi

57 tahun lalu

Pemerkosaan 12 Santriwati, LBH SPP Garut: Pesantren Milik Herry Wirawan Janggal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal