Bawaslu Kembali Bongkar Dugaan Politik Uang di Pilbup Bandung 2020

Agung Bakti Sarasa
(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bandung kembali membongkar praktik haram berupa politik uang (money politics) di masa tenang Pemilihan Bupati (Pilbup) Bandung 2020. Praktik ileg itu itu diduga terjadi di Kecamatan Paseh dan Cangkuang.
 
Tidak hanya satu, Bawaslu membongkar dua kasus money politics yang dinilai bakal menguntungkan dua pasangan calon (paslon) kepala daerah menjelang hari pemungutan suara pada 9 Desember mendatang.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Bandung, Hedi Ardia mengungkapkan, kasus pertama berawal dari laporan masyarakat terkait pembagian paket sembako berupa beras 43 karung, minyak goreng 368 liter, dan 23 amplop berisi uang masing-masing Rp150.000.

"Berdasarkan informasi dari Panwascam Paseh, upaya pembagian sembako ini terjadi pada hari Minggu (6/12/2020) pukul 23.00 WIB. Saat itu, warga yang merupakan bagian timses paslon menyampaikan adanya upaya pembagian sembako," kata Hedi, Senin (7/12/2020).

Setelah menerima informasi tersebut, ujar Hedi, petugas Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) langsung meluncur ke lokasi kejadian, tepatnya di depan Pasar Domba, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Namun, mengingat banyaknya massa di lokasi kejadian dan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tak diinginkan, pelaku sempat dibawa ke Polsek Paseh untuk dinterogasi oleh petugas panitia pengawas kecamatan (panwascam).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

LSI Prediksi Paslon Ini Unggul di Pilbup Bandung 2020, Apa Indikatornya?

57 tahun lalu

LSI Gelar Survei Jelang Pencobolosan, Ini Kekuatan 3 Paslon di Pilbup Bandung 2020

57 tahun lalu

Bawaslu Ungkap Modus Baru Politik Uang Berkedok Kupon di Pilbup Bandung 2020

57 tahun lalu

Bawaslu Usut Kasus Mobil Dinas Dipakai untuk Kampanye di Pilbup Bandung 2020

57 tahun lalu

Tekan Kecurangan di Pilbup Bandung 2020, Bawaslu Kerahkan Kader Pengawasan Partisipatif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal