Tekan Kecurangan di Pilbup Bandung 2020, Bawaslu Kerahkan Kader Pengawasan Partisipatif
BANDUNG, iNews.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengerahkan kader pengawasan partisipatif menjelang pencobolosan atau pemungutan suara Pemilihan Bupati (Pilbub) Bandung 9 Desember 2020 mendatang. Pengerahan kader ini dilakukan guna menekan potensi kecurangan di pesta demokrasi tersebut.
Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten Bandung Hedi Ardia mengatakan, konsolidasi bersama alumni Sekolah Kader Pengawasan Partifipatif (SKPP) telah dilaksanakan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman regulasi dan dinamika pengawasan di seluruh tahapan Pilbup Bandung 2020. Selain itu, untuk menguatkan barisan pengawas pengawas seiring semakin dekatnya pelaksanaan Pilbup Bandung 2020.
Pasalnya, kata Hedi, menjelang hari H pencoblosan, potensi pelanggaran biasanya meningkat. "Semakin mendekati batas akhir kampanye, paslon (pasangan calon) dan timses (tim sukses) akan menggunakan berbagai cara untuk memanfaatkan waktu untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas. Itu dimungkinkan terjadi banyak pelanggaran," kata Hedi, Sabtu (21/11/2020).
Alumni SKPP, ujar dia, harus menjadi mata dan telinga Bawaslu Kabupaten Bandung dalam memaksimalkan pengawasan di masa-masa krusial kampanye hingga pemungutan dan penghitungan suara. "Alumni SKPP diharapkan memperkuat pasukan pengawasan di Pilbup Bandung 2020 ini," ujarnya.