"Kami sudah melakukan koordinasi dengan semua pihak yang dianggap berwenang, untuk mengusut tuntas pemilik puluhan ribu botol minuman beralkohol yang tanpa dilengkapi dokumen izin resmi," ujarnya.
Dari penelusuran, puluhan ribu botol minuman itu berasal dari Singapura dan akan dikirim ke Jakarta. Pulau Belitung diduga hanya menjadi lokasi transit.
"Pulau Belitung bukan menjadi tujuan pengiriman minuman beralkohol ilegal melainkan hanya sebagai transit pengiriman," katanya.