Departemen Perhubungan AS Akan Gunakan AI Buat Regulasi, Tuai Pro dan Kontra

Dani M Dahwilani
Departemen Perhubungan Amerika Serikat (DOT) tengah mempertimbangkan penggunaan AI untuk mempercepat proses penyusunan peraturan federal. (Foto: Ilustrasi/AI)

Kritik ini menegaskan kekhawatiran utama publik, terutama terkait risiko keselamatan, kepastian hukum, dan konsistensi regulasi jika terlalu bergantung pada kecerdasan buatan.

Penggunaan AI dalam penyusunan kebijakan pemerintah dinilai tidak sepenuhnya keliru, namun banyak pihak menilai peran manusia tetap krusial. Pengawasan ketat dibutuhkan untuk memastikan setiap aturan masuk akal, melindungi keselamatan publik, dan selaras dengan praktik hukum yang berlaku.

Pada akhirnya, waktu yang akan membuktikan apakah pemanfaatan AI dalam penulisan peraturan federal menjadi terobosan positif atau justru menciptakan masalah baru. Target menghasilkan regulasi yang “cukup baik” dinilai sebagian pihak terdengar cepat, namun belum tentu meyakinkan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
13 hari lalu

Unik, Salesforce Kembangkan Teknologi AI untuk UKM

24 hari lalu

Buruh Minta Pajak Pencairan Dana JHT Dihapus, Purbaya Kaji Regulasi

28 hari lalu

Pramono Tegaskan Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta Bukan Aturan Baru, Mengacu Pergub 88/2019

2 bulan lalu

Dorong Penguasaan Teknologi AI, Komdigi Kerja Sama ASEAN Foundation

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal