Departemen Perhubungan AS Akan Gunakan AI Buat Regulasi, Tuai Pro dan Kontra

Dani M Dahwilani
Departemen Perhubungan Amerika Serikat (DOT) tengah mempertimbangkan penggunaan AI untuk mempercepat proses penyusunan peraturan federal. (Foto: Ilustrasi/AI)

JAKARTA, iNews.id – Departemen Perhubungan Amerika Serikat (Department of Transportation/DOT) tengah mempertimbangkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses penyusunan peraturan federal. Langkah ini diklaim mampu memangkas waktu penulisan regulasi dari hitungan bulan atau tahun menjadi hanya beberapa menit, namun memicu kekhawatiran serius soal keselamatan dan kualitas aturan.

Dilansir dari Carscoops, Wacana tersebut mencuat setelah laporan ProPublica mengungkap rencana pemerintahan Presiden Donald Trump memanfaatkan AI untuk “merevolusi cara penyusunan peraturan”. Teknologi ini disebut dapat membantu aparatur negara bekerja lebih cepat dan efisien dalam merumuskan kebijakan.

Namun, rencana itu langsung memicu alarm dari berbagai pihak. Salah satu sorotan utama tertuju pada pernyataan penasihat umum DOT, Gregory Zerzan, yang dinilai lebih mengutamakan kecepatan dan kuantitas ketimbang kualitas regulasi.

Dalam laporan tersebut, Zerzan menyatakan, “Kita tidak membutuhkan aturan yang sempurna tentang XYZ. Kita bahkan tidak membutuhkan aturan yang sangat baik tentang XYZ. Kita menginginkan yang cukup baik. Kita membanjiri zona tersebut.” 

Pernyataan ini menimbulkan kekhawatiran aturan yang dihasilkan berpotensi asal-asalan, terutama untuk lembaga federal yang berkaitan langsung dengan keselamatan publik.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
12 hari lalu

Unik, Salesforce Kembangkan Teknologi AI untuk UKM

23 hari lalu

Buruh Minta Pajak Pencairan Dana JHT Dihapus, Purbaya Kaji Regulasi

27 hari lalu

Pramono Tegaskan Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta Bukan Aturan Baru, Mengacu Pergub 88/2019

2 bulan lalu

Dorong Penguasaan Teknologi AI, Komdigi Kerja Sama ASEAN Foundation

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal