Viral Peneliti Indonesia Diduga Tipu Forum Ilmiah Dunia dengan Riset Palsu, Ini Modusnya!

Muhammad Sukardi
Viral di media sosial kasus dugaan penipuan oleh peneliti Indonesia di forum riset dunia. (Foto: X)

"Salah seorang pelaku melakukan pemalsuan identitas. Modusnya pelaku berganti-ganti nama saat berpresentasi, bermodal ganti jilbab dan nametag," lanjut unggahan tersebut.

Tak hanya soal identitas, materi penelitian yang dipresentasikan juga diduga palsu. Sejumlah data penelitian disebut merupakan hasil fabrikasi menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

"Bukan hanya identitas, risetnya pun palsu! Dibuat dengan AI dan atau fabrikasi data. Risetnya dibuat terlihat sangat hebat. Padahal risetnya tidak pernah ada. Datanya palsu di-generate AI, gambar, dan tulisannya juga," tulis Mandhara.

Kecurigaan semakin menguat setelah peserta konferensi menelusuri detail penelitian yang dipresentasikan. Setidaknya tiga nama disebut menjadi pusat perhatian dalam dugaan kasus tersebut, yakni Prihantini atau Titin, Rifaldy Fajar, dan Rini Winarti.

Salah satu kejanggalan yang paling disorot adalah lokasi penelitian yang tercantum dalam manuskrip. Kelompok peneliti itu disebut mencantumkan lokasi riset di Peruvian Andes, Ethiopia, Guatemala, Lebanon, Yordania, Bangladesh, Sudan Selatan, Filipina, Kenya, Nepal, Malawi, hingga India Utara tanpa adanya kolaborator lokal maupun keterangan persetujuan etik penelitian.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Internasional di Sukoharjo, 38 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

BGN dan Polri Usut Penipuan Jual Beli Titik Dapur MBG, Pelaku Akan Ditindak Tegas

57 tahun lalu

Penipuan Modus Jual Titik Dapur MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta

57 tahun lalu

Begini Modus Sindikat Penipuan Proyek KDMP di Boyolali Raup Duit Rp1,2 Miliar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal