Viral Peneliti Indonesia Diduga Tipu Forum Ilmiah Dunia dengan Riset Palsu, Ini Modusnya!

Muhammad Sukardi
Viral di media sosial kasus dugaan penipuan oleh peneliti Indonesia di forum riset dunia. (Foto: X)

JAKARTA, iNews.id - Dunia akademik internasional tengah dihebohkan dengan dugaan pemalsuan riset yang melibatkan sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dalam konferensi International Symposium on Pneumococci and Pneumococcal Diseases (ISPPD) 2026 di Kopenhagen, Denmark, pada 17-21 Mei 2026.

Kasus ini viral di media sosial setelah salah satu peserta konferensi, Ida Bagus Mandhara Brasika, mengungkap temuannya melalui akun Threads @mandharabrasika pada Selasa (26/5/2026). Dalam unggahannya, dia menyebut terdapat dugaan pemalsuan identitas hingga fabrikasi penelitian yang dilakukan secara terorganisir di hadapan ribuan ilmuwan dunia.

"Beberapa orang Indonesia ketahuan melakukan pemalsuan terorganisir di depan ribuan ilmuwan dunia," tulis Mandhara dalam unggahannya, dikutip Rabu (27/5/2026).

Menurut keterangan yang beredar, para terduga diduga menggunakan modus berganti-ganti identitas saat melakukan presentasi ilmiah. Salah seorang peserta disebut tampil berkali-kali dalam sesi berbeda hanya dengan mengganti jilbab dan tanda pengenal nama atau name tag.

Modus tersebut memicu kecurigaan peserta lain karena orang yang sama diketahui menggunakan nama serta afiliasi institusi yang berbeda-beda dalam setiap sesi presentasi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jateng Bongkar Sindikat Penipuan Kripto Internasional di Sukoharjo, 38 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

BGN dan Polri Usut Penipuan Jual Beli Titik Dapur MBG, Pelaku Akan Ditindak Tegas

57 tahun lalu

Penipuan Modus Jual Titik Dapur MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta

57 tahun lalu

Begini Modus Sindikat Penipuan Proyek KDMP di Boyolali Raup Duit Rp1,2 Miliar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal