"Ya sementara tiga yang kami temukan dan berhasil kami identifikasi. Saya kan tidak ahli melacak (siapa) yang menyebarkan pertama, kedua dan seterusnya. Tapi kami melihat tiga akun ini menjadi bagian yang menyebarkan berita ini," kata dia.
Seperti diketahui, viral kabar yang menyebut server KPU di luar negeri telah diatur untuk memenangkan pasangan capres 01. Akun Facebook bernama Rahmi Zainuddin Ilyas menyebarkan informasi tersebut. Dia menggunggah video yang berjudul 'Wow server KPU ternyata sudah disetting 01 menang 57% tapi Jebol Atas Kebesaran Allah Meskipun Sudah Dipasang 3 Lapis'.
Muncul juga informasi serupa sebagai berikut; "Breaking New! Pak Wahyu mantan staf Jokowi di Solo bongkar server KPU di Singapura udah setting kemenangan 01 57%!!!, Jebol salah satu dari 7 servernya. Sebarkan. Viralkan".
Menaggapi laporan tersebut, Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Albertus Rachad Wibowo akan menindak lanjuti. Bareskrim tentunya akan mendalami laporan itu baru kemudian mengambil tindakan.
"Saya belum bisa beri keterangan apa pun karenan kita belum melakukan pemeriksaan. Malam ini kita akan lakukan pemeriksaan," ujarnya.