Bapak dan Anak Terjaring OTT, Keduanya Cagub dan Wali Kota Kendari

Richard Andika Sasamu
Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra terjaring operasi tangkap tangan (OTT) bersama ayahnya, Asrun. (Foto: Antara)

Kesepuluh orang tersebut telah diboyong ke Jakarta. Tim KPK meninggalkan Polda Sultra pukul 19.30 Wita dengan penerbangan  Lion Air 721 ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Sebelumnya, tim KPK melakukan pemeriksaan di Polda Sultra. Adriatma dan Asrun tiba di Polda Sultra Rabu (28/2) sekitar pukul 05.50 Wita. Keduanya tiba di Polda Sultra melalui pengawalan sejumlah penyidik KPK.

Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara AKBP Sunarto mengatakan timnya telah mengawal kegiatan KPK itu. “Iya, katanya karena OTT.  Ada tim yang di lapangan yang melakukan itu. Saya terima laporannya saja. Iya OTT itu betul," kata Sunarto saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon.

Menurutnya, operasi senyap itu dilakukan tadi malam. Sunarto mengatakan bahwa ada tujuh orang yang saat ini diamankan untuk periksa penyidik di Polda Sulawesi Tenggara. Dia tidak menyebut siapa saja yang ditangkap, namun Sunarto membenarkan jika ada kepala daerah yang ikut diamankan.

Editor : Azhar Azis
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK: Angga Tersangka Suap Audit BPK Muara Enim Pernah Jadi Staf Ahli di DPR

57 tahun lalu

KPK Sita Uang Rp200 Juta hingga Mobil Pajero dalam OTT BPK, Ini Penampakannya

57 tahun lalu

OTT KPK di BPK: 5 Tersangka Ditetapkan, Bupati Muara Enim Diduga Terlibat Suap Rp1,6 Miliar

57 tahun lalu

KPK: Bupati Muara Enim Diduga Suap Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit BPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal