Kisah Kemal Idris Si Jenderal Sampah, Mengadu ke Presiden Soeharto Gara-gara Dipungli di Jakarta

Rizal Bomantama
Letjen TNI (Purn) Kemal Idris yang dijuluki si Jenderal Sampah. (Foto: Istimewa)

Rupanya Presiden Soeharto pun mengakuinya. Bahkan, dia menyebutnya sebagai hambatan yang sangat parah.

"Memang, ini hambatan yang sangat parah. Ini harus diperbaiki, tetapi dari mana harus saya mulai?" kata Soeharto menjawab Kemal Idris.

Kemal Idris menjawab, perbaikan harus dimulai.

"Salah satu harus dimulai Pak, baru kemudian menyusul langkah selanjutnya. Pak Harto, banyak pejabat yang memberi proyek kepada kawan-kawan dan anak-anaknya," katanya.

"Ya, memang begitu keadaannya, itu yang harus diperbaiki," jawab Soeharto.

Kemal Idris mengatakan, untuk mengubah mentalitas pungli, kolusi dan korupsi itu harus dimulai dari atas. Kalangan atas harus memberi contoh yang baik kepada bawahannya. Jika kalangan atas itu dianalogikan dengan orang tua dan bawahan itu anak-anaknya, maka orang tua harus memberi teladan yang baik kepada anak-anaknya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
22 jam lalu

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Kena OTT

7 hari lalu

Daya Tampung TPST Bantargebang Menurun, Tumpukan Sampah Menggunung di Sejumlah Titik Jakarta

8 hari lalu

Kepala BPS Ungkap Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta Tembus 45,17%

9 hari lalu

Viral Anggota Satpol PP Pungli di Rumah Belajar Jakut, Minta Uang Rp300.000

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal