83% Serangan Rudal dan Drone Iran Justru Hantam Negara Teluk, Apa Motif Sebenarnya?

Maria Christina Malau
Sejak 28 Februari, negara-negara GCC telah menerima 4.391 serangan rudal dan drone Iran. Ini setara 83 persen dari total serangan. (Foto: Ilustrasi/AP)

Menurut Doyle, strategi itu bertujuan untuk menekan AS agar lebih cepat mencari jalan keluar dan memaksa kembali ke meja perundingan. Dia juga menilai tidak kebetulan jika UEA menjadi target utama.

"Masuk akal jika sebagian alasannya itu karena kedekatan UEA dengan Israel, normalisasi hubungan, serta keterkaitan yang semakin dalam. Iran melihatnya sebagai target yang lebih diwaspadai dibanding negara Teluk lain yang belum ditargetkan pada tingkat sama," ujarnya.

Senada dengannya, Direktur New Lines Institute, Caroline Rose, mengatakan, strategi Iran bertujuan untuk menunjukkan kemampuannya mengguncang stabilitas keamanan negara-negara teluk secara cepat. Strategi tersebut didasarkan pada asumsi bahwa negara-negara GCC akan segera menekan AS untuk menghentikan serangan dan menjauh dari Israel.

"Namun strategi ini tampaknya justru berbalik arah. Beberapa negara seperti Arab Saudi justru membuka kembali kebijakan yang memungkinkan pasukan AS beroperasi dari wilayah mereka, bahkan ada yang mulai mempertimbangkan ikut dalam perang," kata Rose.

Dewan HAM PBB pada Rabu lalu, telah mengesahkan resolusi yang diajukan negara-negara GCC dan Yordania, yang mengutuk tindakan Iran sebagai pelanggaran berat. GCC juga menuntut kompensasi atas kerusakan dan korban jiwa.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pesawat Militer AS Mobilisasi Pasukan Terjun Payung ke Timur Tengah, Sinyal Serangan Darat ke Iran Menguat

57 tahun lalu

Prabowo Bertemu Anwar Ibrahim Hari Ini, Bahas Perang AS-Israel vs Iran?

57 tahun lalu

Trump Tunda Lagi Serang Fasilitas Energi Iran: Mereka Minta 7, Saya Kasih 10 Hari

57 tahun lalu

AS Pertimbangkan Perlakukan Iran seperti Venezuela, Ambil Alih Pasokan Minyak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal