Kapan Bacaan Al-Fatihah Dikeraskan oleh Imam? Begini Ketentuan dan Penjelasannya

Kastolani Marzuki
Membaca Al Fathah dalam shalat merupakan rukun yang tidak boleh ditinggalkan. Bacaan Al Fatihah dikeraskan imam ketika sholat maghrib, isya dan subuh serta shalat Jumat. (Foto: ist)

" لَا تُجْزِئُ صَلَاةٌ لَا يُقْرَأُ فِيهَا بِأُمِّ الْقُرْآنِ "

Artinya: Tidak cukup suatu salat yang di dalamnya tidak dibacakan Ummul Quran.

Ulama mazhab Syafii dan segolongan orang dari kalangan ahlul 'ilmi mengatakan bahwa wajib membaca surat Al-Fatihah dalam setiap rakaat. 

Kapan Bacaan Al-Fatihah Dikeraskan oleh Imam

Seperti dijelaskan di atas, Surat Al-Fatihah harus selalu dibaca dalam setiap rakaat dalam shalat. Namun, ada ketentuan kapan bacaan Al-Fatihah dikeraskan oleh imam dalam shalat berjamaah.

Bacaan Al-Fatihah dikeraskan oleh imam dalam dua rakaat pertama Shalat Maghrib, Shalat Isya, dan Subuh. Selain itu, shalat Jumat, shalat istisqa, shalat kusuf (gerhana matahari) dan khusuf (gerhana bulan), shalat tarawih dan witir, serta shalat 'Idain (Iduladha dan Idulfitri).

Ketika imam mengeraskan bacaan Al-Fatihah, makmum hanya mendengarkan saja dan tidak membaca apa pun. Sebab, bacaan imam sudah dianggap jadi bacaan makmum.

Dasarnya adalah hadits berikut: "Orang yang punya imam maka bacaan imam adalah bacaan baginya". (HR. Ibnu Majah).

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pahala Sholat Berjamaah di Bulan Ramadhan

57 tahun lalu

Keajaiban Al-Fatihah bagi yang Mengamalkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal