Pernyataan Lengkap Dokter Piprim soal Bolos 28 Hari yang Picu Pemecatan oleh Menkes

Muhammad Sukardi
Dokter Piprim ungkap alasan bolos 28 hari yang picu pemecatan. (Foto: Instagram)

Menurut dr Piprim, dia menyampaikan saran itu kepada Dirut RSCM dan Dirut Fatmawati agar solusi tersebut disampaikan juga ke jajaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Kalau tujuannya untuk mengembangkan layanan jantung anak di Fatmawati, saya tidak harus dimutasi. Beri saya surat penugasan 1 atau 2 hari di Fatmawati, 3 hari RSCM, agar saya tetap bisa melayani pasien-pasien saya di RSCM, tetap bisa membimbing murid-murid saya yang harus dibimbing, terutama para calon konsultan jantung anak, dan juga saya bisa mengembangkan layanan jantung anak di Fatmawati," paparnya.

Sayang seribu sayang, usulan tersebut kata dr Piprim tidak diterima alias ditolak mentah-mentah. Katanya, dr Piprim tetap harus segera mutasi ke RSUP Fatmawati.

"Fatalnya Pak Menkes bilang, karena di Fatmawati tidak ada ahli jantung anak. Ini fatal sekali sih Pak bohongnya. Di sana (di RSUP Fatmawati) itu ada dr Mochammading, sudah bertahun-tahun beliau konsultan jantung anak di sana, dan beliau mengerjakan segala intervensi jantung anak," ungkap dr Piprim.

"Jadi teman-teman sekalian, karena solusi win-win ini tidak mau dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, bahkan saat saya dilakukan sidang disiplin, itu ada bukti Zoom-nya, saya katakan sama mereka, dari Kementerian Kesehatan, dari Fatmawati, batalkan surat mutasi saya, lalu beri saya surat penugasan untuk mengampu pelayanan jantung anak di Fatmawati satu atau dua hari saya tugas di Fatmawati dan tiga hari di RSCM, maka saya akan bantu sepenuh hati," ujarnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

7 Fakta Dokter Piprim Dipecat Menkes Budi, Nomor 5 Menghebohkan!

57 tahun lalu

Panas! Kemenkes Bantah Menkes Budi Pecat Dokter Piprim

57 tahun lalu

Dokter Piprim Dipecat, Kemenkes: Sesuai Prosedur!

57 tahun lalu

Penyebab Dokter Piprim Dipecat Terungkap, Kemenkes Beberkan Fakta Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal