Kapan Anak Boleh Diajak Naik Gunung? Ini Jawaban Ahli Kesehatan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi mengajak anak naik gunung. (Foto: Ilustrasi AI)

Padahal, jika sudah muncul tanda seperti tidak responsif, bicara melantur, atau berhenti menggigil, kondisi tersebut sudah masuk tahap berbahaya dan membutuhkan penanganan segera.

"Kalau sudah seperti itu, harus segera turun gunung. Jangan ditunda," tegasnya.

Untuk meminimalkan risiko, ia menekankan pentingnya sistem perlindungan yang lengkap. Mulai dari penggunaan pakaian berlapis (layering), perlengkapan tahan angin, hingga memastikan pakaian tetap kering.

Selain itu, asupan nutrisi juga harus diperhatikan. Anak perlu mendapatkan makanan berenergi secara berkala, setidaknya setiap dua jam, untuk menjaga kondisi tubuh tetap stabil.

Manajemen waktu pendakian juga tidak kalah penting. Pendakian sebaiknya tidak dilakukan terlalu dini atau dalam durasi yang terlalu panjang agar paparan suhu dingin bisa dibatasi.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Bayi 1,5 Tahun Diajak Naik Gunung Berujung Alami Hipotermia, Dokter Marah Besar!

Nasional
19 jam lalu

Detik-Detik Bayi 1,5 Tahun Alami Hipotermia di Gunung Ungaran, Menangis Kedinginan Dibalut Aluminium Foil

Jateng
19 jam lalu

Kronologi Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran, Diajak Mendaki Orang Tua

Regional
20 jam lalu

Gunung Ile Lewotolok di Lembata NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 500 Meter ke Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal