Kapan Anak Boleh Diajak Naik Gunung? Ini Jawaban Ahli Kesehatan
Dokter Dicky menjelaskan bahwa tubuh anak secara biologis memang lebih rentan dibanding orang dewasa. Sistem termoregulasi mereka belum matang, sehingga sulit mempertahankan suhu tubuh saat berada di udara dingin.
Gunung Ile Lewotolok di Lembata NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 500 Meter ke Langit
"Anak lebih cepat kehilangan panas, sementara kemampuan tubuh untuk menghasilkan panas masih terbatas," jelasnya.
Kondisi ini membuat anak berisiko tinggi mengalami hipotermia, yaitu saat suhu tubuh turun di bawah 35 derajat Celsius. Jika tidak ditangani dengan cepat, kondisi ini bisa berkembang menjadi fatal.
Ia juga menekankan bahwa lingkungan gunung memiliki banyak faktor yang memperparah risiko, seperti suhu rendah, angin kencang, serta kondisi lembab.
Lebih lanjut, dr Dicky mengingatkan bahwa banyak orang tua kerap meremehkan tanda awal hipotermia pada anak. Gejala seperti menggigil, lemas, atau mengantuk sering dianggap kelelahan biasa.