Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bayi 1,5 Tahun Diajak Naik Gunung Berujung Alami Hipotermia, Dokter Marah Besar!
Advertisement . Scroll to see content

Kapan Anak Boleh Diajak Naik Gunung? Ini Jawaban Ahli Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 04:04:00 WIB
Kapan Anak Boleh Diajak Naik Gunung? Ini Jawaban Ahli Kesehatan
Ilustrasi mengajak anak naik gunung. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Dicky menjelaskan bahwa tubuh anak secara biologis memang lebih rentan dibanding orang dewasa. Sistem termoregulasi mereka belum matang, sehingga sulit mempertahankan suhu tubuh saat berada di udara dingin.

"Anak lebih cepat kehilangan panas, sementara kemampuan tubuh untuk menghasilkan panas masih terbatas," jelasnya.

Kondisi ini membuat anak berisiko tinggi mengalami hipotermia, yaitu saat suhu tubuh turun di bawah 35 derajat Celsius. Jika tidak ditangani dengan cepat, kondisi ini bisa berkembang menjadi fatal.

Ia juga menekankan bahwa lingkungan gunung memiliki banyak faktor yang memperparah risiko, seperti suhu rendah, angin kencang, serta kondisi lembab.

Lebih lanjut, dr Dicky mengingatkan bahwa banyak orang tua kerap meremehkan tanda awal hipotermia pada anak. Gejala seperti menggigil, lemas, atau mengantuk sering dianggap kelelahan biasa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut