Kapan Anak Boleh Diajak Naik Gunung? Ini Jawaban Ahli Kesehatan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi mengajak anak naik gunung. (Foto: Ilustrasi AI)

Dokter Dicky menjelaskan bahwa tubuh anak secara biologis memang lebih rentan dibanding orang dewasa. Sistem termoregulasi mereka belum matang, sehingga sulit mempertahankan suhu tubuh saat berada di udara dingin.

"Anak lebih cepat kehilangan panas, sementara kemampuan tubuh untuk menghasilkan panas masih terbatas," jelasnya.

Kondisi ini membuat anak berisiko tinggi mengalami hipotermia, yaitu saat suhu tubuh turun di bawah 35 derajat Celsius. Jika tidak ditangani dengan cepat, kondisi ini bisa berkembang menjadi fatal.

Ia juga menekankan bahwa lingkungan gunung memiliki banyak faktor yang memperparah risiko, seperti suhu rendah, angin kencang, serta kondisi lembab.

Lebih lanjut, dr Dicky mengingatkan bahwa banyak orang tua kerap meremehkan tanda awal hipotermia pada anak. Gejala seperti menggigil, lemas, atau mengantuk sering dianggap kelelahan biasa.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Bayi 1,5 Tahun Diajak Naik Gunung Berujung Alami Hipotermia, Dokter Marah Besar!

Nasional
19 jam lalu

Detik-Detik Bayi 1,5 Tahun Alami Hipotermia di Gunung Ungaran, Menangis Kedinginan Dibalut Aluminium Foil

Jateng
19 jam lalu

Kronologi Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran, Diajak Mendaki Orang Tua

Regional
20 jam lalu

Gunung Ile Lewotolok di Lembata NTT Erupsi, Semburkan Abu Vulkanis 500 Meter ke Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal