KUR BRI Dorong Sate Ayam Barokah Mayestik Naik Kelas, dari Trotoar Kini Sewa Ruko

Rizky Agustian
Moch Haidir membakar sate yang dipesan pelanggan Sate Ayam Barokah Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. (Foto: Rizky Agustian)

“Kalau lihatin proses dari awalnya, susah cari langganan, bisa 5 tahun, gak kayak sekarang,” katanya.

Saat pertama kali membuka usaha pada 2013, Haidir hanya berjualan di pinggir jalan menggunakan lapak sederhana di trotoar depan Pasar Mayestik. Bahkan, dia mengaku kerap terkena penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Di trotoar situ sampai saya sering dikejar-kejar Satpol PP,” katanya.

Namun Haidir memilih bertahan. Dia sadar lokasi Mayestik memiliki potensi besar karena dikelilingi kawasan perkantoran dan ramai saat jam makan siang. Sedikit demi sedikit pelanggan mulai datang. Nama Sate Ayam Barokah Mayestik pun mulai dikenal.

Menurut Haidir, mempertahankan lokasi menjadi penting karena pelanggan biasanya sulit berpindah mengikuti tempat baru.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masuki Pasar Internasional, BRI Bantu UMKM Japamo Asal Papua Tampil di FHA 2026

57 tahun lalu

Panen Cuan, BRI Bayarkan Dividen ke Investor Hari Ini

57 tahun lalu

BRI Cairkan Dividen Jumbo Hari Ini, Total Rp31,47 Triliun Ditebar ke Investor!

57 tahun lalu

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Holding Ultra Mikro BRI Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal