KUR BRI Dorong Sate Ayam Barokah Mayestik Naik Kelas, dari Trotoar Kini Sewa Ruko
Keluarganya dulu tinggal di rumah kontrakan sederhana di kawasan Kebon Mangga. Namun berkat usaha sate, kondisi ekonomi keluarga perlahan berubah.
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Holding Ultra Mikro BRI Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha
“Dulu ngontrak rumah, sekarang Alhamdulillah sudah dibeli rumah,” ujar Haidir.
Sate Ayam Barokah Mayestik yang kini ramai pelanggan ternyata dibangun dari proses panjang. Haidir mengaku awalnya tidak mudah mencari pelanggan tetap. Butuh waktu panjang hingga akhirnya usaha miliknya dikenal dan memiliki banyak pelanggan.
Kisah Thio Bangun Craftote, Olah Eceng Gondok Jadi Produk Ekspor lewat Dukungan BRI
“Kalau lihatin proses dari awalnya, susah cari langganan, bisa 5 tahun, gak kayak sekarang,” katanya.
Saat pertama kali membuka usaha pada 2013, Haidir hanya berjualan di pinggir jalan menggunakan lapak sederhana di trotoar depan Pasar Mayestik. Bahkan, dia mengaku kerap terkena penertiban oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
“Di trotoar situ sampai saya sering dikejar-kejar Satpol PP,” katanya.