Makanan Khas Sumatera Selatan, Pempek Jangan Sombong Dulu
Walaupun bukan musim durian, tempoyak tersedia dan dijual di pasar-pasar tradisional. Karena biasanya, pemilik kebun atau pedagang durian akan membuat tempoyak dalam jumlah banyak untuk dijual di luar musim durian. Cara membuatnya, isi buah durian dilepaskan dari biji kemudian dikumpulkan dalam wadah tertentu seperti toples besar, lalu diberikan garam kasar.
Dalam beberapa hari akan muncul aroma tempoyak yang khas. Bagi yang tidak biasa makan tempoyak akan mual dan muntah saat mencium aromanya. Tempoyak biasanya digunakan untuk membuat pindang tempoyak, sampal temboyak dan brengkes tempoyak berisi ikan.
Makanan khas Sumatera Selatan berikutnya Celimpungan. Memiliki kesamaan dengan pempek karena dibuat dari adonan daging iklan giling dan tepung tapioka. Namun Celimpungan memiliki kekenyalan berbeda dan disajian dengan kuah yang dibuat dari santan dan rempah-rempah.
Agar lebih gurih, kuah Celimpungan diberikan daging ikan yang sudah dihaluskan. Celimpungan biasanya disantap untuk sarapan dan banyak dijual sebagai takjil di bulan puasa.
Sesuai namanya, kue 8 jam dibuat selama delapan jam. Kue satu ini termasuk kue kelas atas, karena bahan dan harganya yang mahal serta waktu pembuatannya yang lama.