Kisah Kepahlawanan John Lie, Komandan Kapal Penyelundup Senjata Demi Kemerdekaan Indonesia
John Lie akhirnya dikenal sebagai tokoh sentral dalam operasi penyelundupan senjata bagi perjuangan Indonesia dari Asia Tenggara. Namun, masa keemasan operasi penyelundupan senjata yang dilakukannya tercatat pada akhir tahun 1947.
Di buku Tionghoa Dalam Sejarah Kemiliteran sejak Nusantara sampai Indonesia yang ditulis oleh Iwan Santosa, sebagaimana disitir dari artikel yang ditulis Roy Rowan disebutkan, yang diselundupkan tak hanya senapan, tapi juga pesawat angkut.
John Lie merupakan pahwalan kelahiran Kota Manado, Sulawesi Utara. Dia lahir tahun 1911 dengan nama lengkap John Lie Tjeng Tjoan dari pasangan Lie Kae Tae dan Oei Tjeng Nie Nio.
Dia mengawali karier maritim tahun 1929. Usianya ketika itu baru 18 tahun saat bekerja sebagai kelasi dek di maskapai pelayaran Koninlijk Paketvaart Maatschapij.
Di sinilah dia mendapatkan kursus navigasi. Pada Februari 1942 hingga 1944, saat Perang Dunia II, dia bertugas di Logistic Task Force Royan Navy atau Satuan Tugas Logistik Angkatan Laut Inggris. Tugasnya melayani pasokan kapal-kapal Sekutu yang tiba dari Australia.