Kisah Kepahlawanan John Lie, Komandan Kapal Penyelundup Senjata Demi Kemerdekaan Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Kisah kepahlawanan Laksamana Muda John Lie atau dikenal sebagai Jahja Daniel Dharma (Lie Tjeng Tjoan) dan kapalnya yang diberi nama The Outlaw artinya pembangkang atau pemberontak tak lekang oleh waktu. Dia merupakan tokoh penyelamat Indonesia dengan aksi heroiknya menyelundupkan senjata dan berbagai hal lain di masa awal kemerdekaan.
Menurut kesaksian Jenderal Besar TNI AH Nasution pada 1988, prestasi John Lie tiada taranya di Angkatan Laut karena dia adalah panglima armada (TNI AL) pada puncak-puncak krisis eksistensi Republik Indonesia.
John Lie merupakan seorang perwira tinggi di TNI AL dari etnis Tionghoa yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional Indonesia. Perjuangan John Lie tidak bisa dipisahkan dari kapal super cepat The Outlaw berkode PPB 58 LB.
Namun seperti namanya, kapal itu menemani John Lie bergerilya di laut. Bahkan mempecundangi Belanda berkali-kali. Total 15 kali, kapal ini coba diblokade Belanda dengan rentetan senjata dan meriam saat menjalankan misi, namun John Lie selalu berhasil menerobosnya.
Bersama kapal itu dan para awaknya, John Lie berhasil dalam banyak mission impossible. Mereka menyelundupkan senjata, memasok kebutuhan logistik bahan bakar, obat-obatan dan bahan pangan, hasil barter dengan karet dan hasil bumi lainnya. Semua itu untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang masih saja diusik Belanda.