Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Heroik Denjaka Bebaskan Sandera dan Kapal MV Sinar Kudus dari Perompak Somalia

Selasa, 07 Desember 2021 - 20:15:00 WIB
Kisah Heroik Denjaka Bebaskan Sandera dan Kapal MV Sinar Kudus dari Perompak Somalia
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menyambut kedatangan Satgas Merah Putih usai membebaskan Kapal MV Sinar Kudus dari perompak Somalia di Dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 22 Mei 2011 lalu. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Berangkat duluan, kemudian mereka sampai ke Pelabuhan di Srilanka. Selanjutnya, saat mereka KRI ini berangkat, ini pasukan kan masih ada di sini, kita persiapan-persiapan latihan-latihan dasar latihan-latihan taktik yang akan kita gunakan di sana, tetapi juga silence sekali," katanya.

Suhartono mengatakan, saat itu memang pemerintah seolah-olah tidak berbuat apa-apa untuk menyelamatkan ABK Kapal MV Sinar Kudus yang disandera. Padahal, TNI sudah melaksanakan kegiatan persiapan. 

"Setelah kira-kira mendekati Srilanka, KRI kita menggunakan pesawat TNI AU di-drop di sana, langsung sampai bandara, langsung kita menuju KRI. Di sana juga sangat silence, tidak termonitor kemudian baru kita ke daerah operasi untuk mencari di mana posisi dari MV Sinar Kudus tadi itu," katanya.

Dengan mempertimbangkan data-data intelijen, pasukan akhirnya ke perairan Somalia. Namun, mereka masih menemukan kendala mencari posisi kapal karena lautan yang begitu luas. Apalagi, Kapal MV Sinar Kudus juga terus bergerak.

"Mereka dibajak oleh pembajak itu dan digunakan untuk membajak kapal lain. Jadi mereka menggunakan taktik itu. Karena apa, begitu mereka menggunakan kapal niaga, kapal-kapal niaga yang lain kan tidak curiga. Mereka selalu moving di laut itu, bergerak," katanya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut