Asal Usul Suku Asmat, Kisah Patung Kayu Hidup Mengikuti Irama Tifa
Ada pula yang menangis karena mengenang kerabat mereka yang meninggal. Tradisi zaman dahulu menggunakan perahu-perahu tersebut untuk melakukan provokasi terhadap musuh agar berperang.
Namun seiring perkembangan zaman, fungsinya berubah menjadi pengangkut makanan.
Suku asmat memberi nama rumah bujang sesuai marga pemiliknya. Rumah bujang merupakan bangunan yang bisa digunakan untuk kegiatan religius maupun non religius. Selain itu, rumah ini juga difungsikan untuk berkumpul keluarga.
Namun dalam kondisi tertentu, contohnya saat penyerangan, perempuan dan anak-anak tidak diperbolehkan masuk.
Rumah Adat Suku Asmat
Masyarakat suku Asmat tersebar di daerah pedalaman hingga pesisir pantai. Mereka tinggal di rumah tradisional bernama Jeu. Rumah ini berukuran 25 meter. Selain itu, beberapa penduduk asmat lain juga tinggal di rumah yang dibangun di atas pohon.
Tarian adat suku Asmat yang terkenal, yakni tari tobe atau tarian perang. Dulunya tarian ini hanya dilakukan saat ada perintah dari kepala suku untuk berperang.