Deretan Kerajaan Hindu di Indonesia, Majapahit Berhasil Menyatukan Nusantara
Menurut Prasasti Yupa yang merupakan peninggalan Kerajaan Kutai, Raja Kutai yang terbesar adalah Mulawarman. Dia dipandang sebagai raja mulia dan berhasil membawa kemakmuran di Kerajaan Kutai. Hal ini dibuktikan dengan adanya syukuran dengan memberikan 20.000 ekor sapi, jumlah yang sangat besar untuk ukuran waktu saat itu. Raja Mulawarman merupakan penganut agama Hindu beraliran Siwa.
2. Kerajaan Tarumanegara
Hampir bersamaan waktunya dengan Kerajaan Kutai, di daerah Jawa Barat terdapat kerajaan bernama Tarumanegara sekaligus menjadikan kerajaan tertua di Pulau Jawa. Nama raja yang memerintah adalah Purnawarman pada masa itu. Pendiri kerajaan ini adalah Rajadirajaguru Jayasingawarman, pada 358 M di tepi Sungai Gomati.
Kerajaan Tarumanegara mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Raja Purnawarman. Ia adalah raja yang perkasa, sakti, dan memikirkan kesejahteraan masyarakatnya. Masyarakat kerajaan ini hidup dengan aman dan tenteram. Mata pencaharian utama masyarakat Tarumanegara adalah bertani.
Guna menjamin keberhasilan pertanian masyarakat, maka raja memerintahkan untuk membuat saluran irigasi dengan menggali saluran air sepanjang 6112 tombak atau kurang lebih 11 kilometer. Terdapat 7 prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara, yaitu Prasasti Muara Cianten, Prasasti Jambu, Prasasti Lebak, Prasasti Pasir Awi, Prasasti Tugu, Prasasti Ciaruteun, dan Prasasti Kebon Kopi.
Kerajaan Majapahit berdiri pada 1293. Dalam catatan sejarah Indonesia, Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan Hindu terbesar di Indonesia. Kerajaan Majapahit disebut juga sebagai Negara Kesatuan Kedua, karena berhasil menyatukan seluruh Nusantara. Kerajaan ini terletak di sekitar Sungai Brantas dengan pusatnya di Mojokerto, Jawa Timur.