Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPO Curanmor Tewas Ditembak Polisi, Keluarga Protes Pelaku Disebut Melawan saat Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Penyidik KPK Geledah Kantor Advokat Milik Adik Ipar Nurhadi di Surabaya

Selasa, 25 Februari 2020 - 21:06:00 WIB
Penyidik KPK Geledah Kantor Advokat Milik Adik Ipar Nurhadi di Surabaya
Sejumlah polisi dari Polda Jatim mengawal tim penyidik KPK yang mendatangi Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner di Jalan Prambanan Nomor 5, Kecamatan Pacar Keling, Kota Surabaya, Jatim, Selasa (25/2/2020). (Foto: iNews/Yudha Prawira)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.idKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Selasa (25/2/2020). Kedatangan KPK diduga untuk memburu mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi Abdurachman yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dari pantauan iNews, di tengah kondisi hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya, sekitar 10 penyidik KPK mendatangi Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner di Jalan Prambanan Nomor 5, Kecamatan Pacar Keling. Kedatangan mereka sekitar pukul 15.30 WIB itu dikawal ketat 10 polisi bersenjata lengkap dari Polda Jatim.

Rahmat Santoso and Partner merupakan kantor pengacara milik adik dari istri Nurhadi, Tin Zuraida. Setelah hampir dua jam berada di dalam kantor advokat itu, penyidik KPK akhirnya keluar.

Penyidik KPK Surabaya, usai menggeledah Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner di Jalan Prambanan Nomor 5, Kecamatan Pacar Keling, Kota Surabaya, Jatim, Selasa (25/2/2020). (Foto: iNews/Yudha Prawira)
Penyidik KPK Surabaya, usai menggeledah Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner di Jalan Prambanan Nomor 5, Kecamatan Pacar Keling, Kota Surabaya, Jatim, Selasa (25/2/2020). (Foto: iNews/Yudha Prawira)

Tampak sejumlah kardus dan tas koper besar dibawa dari dalam Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner. Tidak ada keterangan yang diberikan tim KPK dalam kegiatan penggeledahan dan pemeriksaan itu.

Sementara salah seorang staf Kantor Advokat Rahmat Santoso and Partner yang mengaku bernama Timbul mengatakan, kedatangan KPK untuk mencari DPO berinisial NH. Namun, dia mengaku tidak mengetahui apabila kedatangan KPK memiliki keterkaitan dengan pencucian uang, perkara suap, dan gratifikasi yang dilakukan Nurhadi Abdurachman.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut