Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947
Advertisement . Scroll to see content

Penuh Drama, Pengasingan Pangeran Diponegoro ke Manado Serupa Napoleon Bonaparte

Rabu, 23 Februari 2022 - 11:57:00 WIB
Penuh Drama, Pengasingan Pangeran Diponegoro ke Manado Serupa Napoleon Bonaparte
Foto : lukisan penangkapan Diponegoro (foto repro)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam catatan harian Letnan Dua Knoerle, ajudan Gubernur Jenderal Van Den Bosch yang dikutip sejarawan Peter Carey pada buku "Takdir, Riwayat Pangeran Diponegoro (1785-1855)" Diponegoro sempat "menggugat" pengasingannya.

Dia mempertanyakan apakah hukuman buang tersebut merupakan watak dari penguasa Eropa yang telah memenangkan perang.
"Apakah sudah menjadi kebiasaan di Eropa," tanya Diponegoro, "untuk mengasingkan seorang pemimpin yang kalah perang ke sebuah pulau terpencil dan memutus hubungannya dengan semua kaum kerabatnya?".

Pertanyaan yang bernada gugatan tersebut diajukan Diponegoro di atas kapal Pollux yang sedang berlayar mengarungi samudera menuju Manado. Dalam catatannya Letnan Dua Knoerle menjawab semua pertanyaan yang dilontarkan pemimpin rakyat Jawa tersebut.

Knoerle mengutip contoh Napoleon (1769-1821) yang kata dia persis dengan Pangeran Diponegoro yang berusia 44 tahun saat pertama kali diasingkan (Maret 1814). Pengasingan dengan cara yang baik. "Sehingga tidak meninggalkan kenangan yang menyakitkan," kata Knoerle seperti dikutip sejarahwan Peter Carey.

Namun kenyataanya saat di atas kapal Pollux Diponegoro mengalami situasi yang tidak mengenakan. Situasi yang lebih disebabkan pengalamannya akan laut yang terbatas. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut